Direktur Utama Pertamina: Rencana Pembangunan Nusantara Sustainability Hub Di IKN

Koran-beritaindonesia.online – JAKARTA | PT Pertamina (Persero) dan Bakrie Group bersinergi membangun Nusantara Sustainability Hub di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Melalui kemitraan strategis antara Bakrie Group dan Pertamina, Nusantara Sustainability Hub akan mewadahi berbagai penelitian yang akan dilakukan oleh International Institute of Sustainability Indonesia (IISI), untuk pengembangan pusat riset dan fasilitas pendidikan energi berkelanjutan kelas dunia.

Pembangunan Nusantara Sustainability Hub diawali dengan peletakan batu pertama (groundbreaking), yang secara simbolis dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, di wilayah Ibu Kota Nusantara, Rabu, pekan laku.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, CEO Bakrie & Brothers, Anindya Bakrie, Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray S.M Daulay, Direktur Utama Bakrie Center Foundation, Jimmy Gani, serta mitra strategis lainnya.

Presiden Joko Widodo menyampaikan dukungan penuh kemitraan dengan berbagai lembaga Internasional yang berfokus pada berkelanjutan, sebagai upaya keterbukaan pemerintah dalam menyambut kolaborasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kehadiran Presiden Joko Widodo masih sehubungan dengan Penandatanganan Joint Statement of Collaboration yang ditandatangani di Stanford University mengenai kerja sama penelitian di bidang riset di sektor keberlanjutan Indonesia, disaksikan Presiden Joko Widodo pada November 2023 lalu.

“Investasi di IKN ini adalah program masa depan karena yang namanya transformasi ekonomi, ekonomi hijau, energi hijau itulah yang akan kita kembangkan disini.

“Saya sangat mengapresiasi dan menghargai, dibangunnya Nusantara Sustainability Hub oleh kerja sama Pertamina, Bakrie dan perusahaan lainnya, ini akan menarik nantinya perusahaan lain, universitas lain bisa bekerja sama di sini sehingga menjadi sebuah showcase riset negara kita dan pengembangan ekonomi hijau,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat Groundbreaking Nusantara Sustainability Hub di IKN.

Kolaborasi antara Pertamina dan Bakrie Group ini meliputi pengembangan infrastruktur shared-hub di wilayah strategis Edutown IKN, serta berbagai penelitian yang mencakup aspek keberlanjutan, seperti penelitian mineral kritis berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mendukung transformasi eksplorasi sumber daya berkelanjutan.

Kedua aspek tersebut menunjukkan bahwa kerja sama yang terjalin di antara Pertamina dengan Bakrie Group selalu mengutamakan komitmen terhadap upaya mewujudkan pembangunan dan pengelolaan sumber daya berkelanjutan.

Dalam hal ini, Pertamina turut melibatkan Anak Perusahaan Portofolionya, PT Patra Jasa berperan dalam mengembangkan Nusantara Sustainability Hub tersebut.

Nicke Widyawati mengungkapkan, Pertamina melalui Patra Jasa akan membangun Nusantara Sustainability Hub secara bertahap, untuk mengembangkan aspek sustainability di IKN, sekaligus menghadirkan pusat riset dan inovasi bertaraf Internasional di bidang keberlanjutan dan teknologi rendah karbon.

“Kami berharap, Nusantara Sustainability Hub bisa menjadi wadah untuk berbagai inisiasi, brainstorming, serta pengembangan berkelanjutan untuk melibatkan berbagai pihak, pada akhirnya Pertamina berupaya mewujudkan energi ramah lingkungan yang dimanfaatkan secara optimal di IKN,” kata Nicke.

“Untuk mendukung rencana tersebut, Pertamina mengapresiasi Otoritas Ibu Kota Nusantara dan Bakrie Grup yang telah mengawali kerja sama sinergi dengan Pertamina,” tambah Nicke.

Di lokasi yang sama Anindya Bakrie, selaku CEO dari Bakrie & Brothers menyampaikan, kemitraan Indonesia dengan Stanford Doerr School of Sustainability, IISI akan menjadi cikal bakal sekolah keberlanjutan pertama di Indonesia dan berperan penting dalam mempromosikan Nusantara IKN sebagai Silicon Valley Hijau di Asia Tenggara.

“IISI dan Nusantara Sustainability Hub juga diharapkan akan menjadi bagian dari perjalanan transformasi Indonesia tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mindset, yang dapat menjadi tonggak peradaban baru di Indonesia, yang makmur, adil, dan berkelanjutan,” ucap Anindya Bakrie, CEO dari Bakrie & Brothers

Dengan menghubungkan pusat R&D ini ke ekosistem inovasi dan keberlanjutan, IISI akan mendorong pengembangan penelitian mineral kritis dan teknologi eksplorasi berbasis Artificial Intelligence melalui kerja sama dengan Stanford Mineral-X, dan memanfaatkan potensi energi terbarukan melimpah dengan mengutamakan prinsip keberlanjutan.

“Dengan menjajaki kemitraan Indonesia dengan Stanford Doerr School of Sustainability, tidak hanya membangun institut, tetapi kita juga membangun ekosistem yang mendukung inovasi, memanfaatkan kekuatan kemitraan publik-swasta yang kuat antara Bakrie Group dan kelompok usaha lainnya, dengan Pertamina dan Otorita Ibu Kota Nusantara mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tegas Anindya…

(Ali Nasutiin).

Editor : EDWARD. AN.

Share this content:

Post Comment