Koran-beritaindonesia.online | KAB. BOGOR – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kepala daerah terpilih yang diusung oleh partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuk gencar memperbaiki bangunan sekolah yang rusak dan tidak layak huni, Presiden memerintahkan agar mereka tak menggunakan anggaran negara untuk membiayai program-program yang tak jelas manfaatnya untuk rakyat.
“Rakyat perlu mitigasi, rakyat perlu pupuk, rakyat perlu bibit, sekolah diperbaiki tak usah seminar lagi,” kata Presiden Prabowo kepada seluruh kepala daerah dari KIM Plus saat acara silaturahmi Presiden dengan KIM Plus di kediaman Prabowo, Hambalang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/2/2025).
Presiden menyebutkan sekitar 330.000 sekolah di daerah Indonesia yang perlu menjadi perhatian para kepala daerah terpilih itu setelah mereka nantinya dilantik dan resmi menjabat.
“Lebih baik para gubernur ada dana, perbaiki sekolah-sekolah! Kita punya 330.000 sekolah,” kata Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga meminta para kepala daerah untuk tak memikirkan makan bergizi gratis karena program itu bakal dibiayai oleh anggaran pusat.
Dalam kesempatan terpisah, sebagaimana yang dilaporkan ANTARA, beberapa kepala daerah terpilih dari KIM Plus yang mengikuti acara silaturahmi menyebut Presiden banyak memberi arahan mengenai efisiensi.
Prabowo Subianto selaku Ketua Umum DPP Partai Gerindra mengundang jajaran pimpinan ketua umum partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus dan seluruh kepala daerah terpilih yang diusung oleh KIM Plus, pertemuan berlangsung selama kurang lebih 2 jam untuk bersilaturahmi di kediamannya Hambalang, Jawa Barat, mulai Jumat siang.
KIM Plus merupakan partai-partai pendukung pemerintah yang terdiri atas sejumlah partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat Pilpres 2024, dan partai-partai politik lainnya yang semua berseberangan saat pilpres kemudian menyatakan dukungan kepada pemerintahan baru.
Beberapa elite partai yang menghadiri silaturahmi di Hambalang Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Ketua Majelis Penasihat PAN Hatta Rajasa, Wakil Menteri Dalam Negeri yang juga politikus PAN Bima Arya Sugiarto, Ketua Umum DPP Partai Gelora sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni beserta elite lainnya… ***
Penulis : EJ. Simangunsong.
Editor : Edward. AN.
Share this content:
