Teknologi Pupuk Mikro Majemuk Guna Dukung Perkebunan
Koran-beritaindonesia.online | BELTIM – Upaya untuk mendukung dan memajukan perkebunan di Belitung Timur ( Beltim), PT. Mitra Cipta Argo melakukan Sosialisasi Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit yang efisien dan Pengenalan Teknologi Pupuk Mikro Majemuk untuk peningkatan produktivitas digelar di Ruang Satu Hati Bangun Negeri (SHBN) Pemkab Beltim. Selasa (28/4/2026).
Kegiatan di buka langsung oleh Bupati Beltim diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ikhwan Fahrozi, Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Bayu Priyambodo, Plt Kadistangan Beltim, Ahli Tanah dan Pupuk selaku Narasumber Prof. Dr.Ir. Didiek Hadjar Goenadi, M.Sc.,APU, Perwakilan PT. Mitra Cipta Agro Harry Basuki Tjahaja Purnama, para Pimpinan Perusahaan Kelapa Sawit di Kabupaten Beltim, serta para Praktisi Perkebunan dan Petani Swadaya di wilayah Beltim.
Ikhwan Fahrozi, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kab. Belitung Timur menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah, pihak swasta, dan para petani dalam mendukung kemajuan sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit,” ujar Ikhwan Fahrozi.
Dia sebutkan, berdasarkan data hingga akhir tahun 2025, jumlah petani sawit swadaya di Belitung Timur telah mencapai sekitar 2.325 petani, dengan luas lahan mencapai 6.205,09 hektare.
“Namun produktivitas masih berada di kisaran 480,19 kg per hektare., hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat ruang yang sangat besar untuk peningkatan hasil produksi,” katanya.
Lanjutnya lagi, di tengah tantangan harga pupuk yang terus meningkat, diperlukan solusi pemupukan yang lebih
efektif dan efisien.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, para petani dapat memperoleh pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan hasil
dan kesejahteraan,” jelasnya..
Menurut pantauan Awak Media, Sosialisasi teknologi pupuk mikro majemuk bersama Prof. Didiek Hadjar Goenadi yang digelar berfokus pada upaya meningkatkan efisiensi pemupukan dan produktivitas tanaman melalui asupan hara mikro yang presisi.
Prof Didiek Hadjar Goenadi, sebagai tenaga ahli riset di PT Pupuk Indonesia (Holding Company) dan Ketua Umum Asosiasi Inventor Indonesia (AII), beliau sering mengedukasi tentang pentingnya integrasi unsur mikro dalam pupuk majemuk untuk mengatasi defisiensi hara di lahan marginal.
Sementara itu, nampak praktisi dan para petani swadaya merasa puas dengan jawaban dari prof Didiek Hadjar Goenadi saat sesi diskusi, mereka umumnya sangat berterimakasih atas ilmu yang bermanfaat yang notabene e para pelaku perkebunan kelapa sawit dan holtikultura lainnya di Belitung Timur. (Venno).



Post Comment