Anies Baswedan: Pers Mitra Strategis Pemerintah dan Masyarakat
(BI).Online – JAKARTA | Deklarasi Kemerdekaan Pers merupakan salah satu upaya untuk memperkuat pers di Indonesia, yang diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, dinamis, dan beradab.
Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menghadiri acara Deklarasi Kemerdekaan Pers yang diselenggarakan oleh Dewan Pers Nasional di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat,
Anies menjadi satu-satunya kandidat Presiden dan wakil presiden yang datang secara langsung dalam acara tersebut, Sabtu (10/2/2024)
Anies menegaskan, komitmennya untuk menjaga dan menjunjung tinggi kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, kritis, dan edukatif kepada masyarakat, serta mengawasi kinerja pemerintah dan penyelenggara negara.
“Pers adalah pilar keempat demokrasi, mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, dinamis, dan beradab, Pers penjaga nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, Pers merupakan penggerak perubahan sosial dan pembangunan nasional,” kata Anies.
Anies berjanji untuk tidak melakukan intervensi, intimidasi, atau pembatasan terhadap pers, serta memberikan ruang yang luas bagi pers untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.
Anies mengapresiasi, kerja keras dan profesionalisme para jurnalis yang telah mengabdi kepada masyarakat dengan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
“Saya berkomitmen untuk menjaga dan menjunjung tinggi kebebasan pers, saya tidak akan melakukan intervensi, intimidasi, atau pembatasan terhadap pers, sayapun akan memberikan ruang yang luas bagi pers untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” ucap Anies.
“Saya mengapresiasi kerja keras dan profesionalisme para jurnalis yang telah mengabdi kepada masyarakat dengan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas,” tambah Anies.
Melalui deklarasi kebebasan pers lanjut Anies, pers di Indonesia dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, dinamis, dan beradab.
Acara Deklarasi Kemerdekaan Pers juga dihadiri oleh tokoh-tokoh pers, seperti Bagir Manan (mantan ketua Dewan Pers 2013 – 2016) Agus Sudibyo (mantan anggota Dewan Pers), M Sobary (Direktur LKBN ANTARA (2000-2005)/budayawan), dan Ade Wahyudin (Direktur Eksekutif LBH Pers), serta konstituen organisasi pers, seperti PWI, AJI, SMSI, SPRI, PJID dan lain-lain.
(Lodi Purnomo)




Post Comment