Koran-beritaindonesia.online | BELTIM – Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten bersama dengan Wakil Bupati Khairil Anwar didampingi Forkopimda Beltim, TPID Kabupaten Belitung Timur (Kab. Beltim) dan Camat Kelapa Kampit melakukan pengecekan langsung takaran MinyakKita yang ada di Pasar Kelapa Kampit dengan menggunakan labu ukur 1 liter dan didapatkan hasil yang sesuai, Senin (17/3/2025).
Dan juga melakukan pengawasan lapangan ke PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP) terkait penyaluran minyak goreng, terutama untuk mengantisipasi dan mencegah potensi kecurangan dalam produksi Minyakita Beltim, kegiatan melibatkan kunjungan ke Produsen Distributor Tingkat 1 (D1) dan Pengecer.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja, Pabung Kodim 0414 Belitung Mayor CZI Ahmad Tabrani, Sekda Belitung Timur Mathur Noviansyah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Gustaf Pilandra, Camat Kelapa Kampit Ibu Susiawati, Kasat Reskrim Polres Belitung Timur AKP Ryo Guntur Triatmoko, S, Danramil Kelapa Kampit Letda Inf Rumawan, Kapolsek Kelapa Kampit IPTU Savira Rahmadhani dan Tim PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP)
Bupati Beltim Kamarudin Muten (Afa) dalam dialog bersama menyampaikan pentingnya pengawasan terhadap distribusi dan takaran minyak goreng, terutama menghadapi isu nasional yang berkembang saat ini.
“Kami menginginkan Distributor Tingkat 1 yang berlokasi di wilayah Beltim yaitu PT. AMM dan PT. NAD untuk menambah kuota pendistribusian MinyakKita di 7 kecamatan Kabupaten Beltim guna menekan harga di pasaran di bawah HET,” ungkap Bupati.
Afa juga mengatakan bahwa masyarakat tidak ingin ada kesulitan dalam mendapatkan minyak goreng.
“Kami tegaskan tidak ada monopoli harga D1, setiap kecamatan setidaknya harus memiliki minimal 2 perusahaan pendistribusian yang mendapatkan harga di tingkat D1,” ujar Afa.
Dia mengharapkan pengawasan distribusi MinyakKita dapat berjalan lancar, menghindari penyelewengan, serta masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok mereka dengan harga yang terjangkau.
Pemerintah Daerah melakukan kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya untuk memastikan stok dan harga bahan kebutuhan pokok di daerah tetap stabil selama Bulan Suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Perwakilan PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP) General Manager PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP) Raja Girsang, Manager PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP) Iqbal, dan Tim PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP) menjelaskan tentang profil serta bagian -bagian divisi yang ada di PT. SWP, situasi emergency yang bisa terjadi di PT. SWP serta cara menghadapi situasi emergency dengan tidak panik juga tentang buah sawit serta keunggulan buah sawit yang ada di PT. SWP.
“20% dari hasil produksi sawit akan dijual kepada masyarakat dalam bentuk kemasan minyakkita untuk membantu masyarakat yang ada di sekitar Belitung,” ujar GM PT. SWP.
Dikesempatan itu Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar menanyakan tentang kendala apa saja yang ada di distributor dan tanggapan mengenai isu harga yang ada di pengecer saat ini, tentang teknis dilapangan untuk bisa mengontrol harga dari MinyakKita tersebut sehingga sampai ke konsumen harganya relatif terjangkau.
“Intinya kami hanya ingin tahu dan juga niat dari Pemda, Kita mau di setiap Kecamatan agar proses sampainya minyak tersebut kepada pengecer tidak terlalu panjang sehingga harga minyak bisa terjangkau,” jelasnya.
(Venno)
Share this content:
