Pesona Objek Wisata Pasir Putih Pantai Pede Labuan Bajo Belum Sepenuhnya Dikelola Maksimal

Koran-beritaindonesia.online | KAB. MANGGARAI BARAT/ NTT – Pantai Pede yang terletak di Desa Gorontalo Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pantai Pede merupakan satu-satunya pantai yang berada di Labuan Bajo, Pantai ini menjadi tempat rekreasi masyarakat Labuan Bajo, nama pantai Pede adalah berasal dari manggarai yang berarti “pesan” Pantai ini terkenal dengan Keindahan Pasir Putih dan Pemandangan Sunset yang indah memukau.

Pantai Pede Gorontalo, memiliki beragam objek wisata yang berpotensi bisa dikembangkan menjadi destinasi andalan.

Namun, objek wisata yang ada masih dianggap belum sepenuhnya ditangani maksimal oleh Dinas Pariwisata. Padahal, jika dikelola dengan baik maka bisa mendatangkan wisatawan luar daerah, termasuk dapat menambah pemasukan untuk pendapatan asli daerah (PAD).

Pantai Pede terletak sekitar 500 meter dari Kota Labuan Bajo, Pantai Pede ini menawarkan pemandangan pantai yang indah, pasir putih yang luas, dan air laut yang jernih serta memukau menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.

Berita Indonesia online, mencoba melakukan penelusuran, untuk menemukan di balik keindahan tersebut masih banyak kekurang sebagian diantaranya adalah fasilitas pendukung pada objek wisata seperti MCK belum adanya perhatian atau parkir kendaraan serta rumah makan juga belum tersedia di lokasi objek wisata, yang ada pedagang asongan yang menjual minuman dan snack.

Selanjutnya wartawan Berita Indonesia melakukan wawancara kepada pengunjung wisatawan yang datang ke lokasi ini, salah satu diantaranya Siska Ibu Rumah Tangga, mengeluhkan kekurangan MCK, penataan parkiran yang tidak maksimal dari pemerintah dan masih banyaknya sampah berantakan.

“Harapan saya hendaknya ada pengelolaan dari pemerintah setempat, yang selama ini kebersihan dilakukan oleh orang per orang saja, tentu semuanya terbatas,” ucap Siska penuh harap.

Melanjutakan penelusuran dan wawancara bersama Susanti Mesa, salah satu pelaku UMKM di lokasi objek wisata tersebut mengharapkan kepada Pemerintah Provinsi untuk segera membangun MCK dan melakukan penataan tempat berjualan sovenir/ makanan, supaya teman teman pelaku ekonomi dari UMKM bisa lebih baik dari sebelumnya.

Melihat semua ini yang seharusnya sudah mendapatkan prioritas dari Pemerintah setempat, nampaknya pengelolaan masih kurang optimal, tentu ini salah satu kendala pengembangan daya tarik wisata alam seperti ketiadaan petugas pantai maupun sarana dan prasarana pendukung pada lokasi tidak adanya tempat Pembuangan Sampah, MCK maupun Area Parkir yang tidak tertata dan juga tidak di kelola dengan baik, demikian pun dengan karcis masuk tidak ada petugas yang ditempatkan di lokasi untuk melakukan pemungutan biaya retribusi dari para pengunjung.

Menanggapi hal tersebut diatas Berita Indonesia dapat memberi solusi yaitu alangkah baiknya objek wisata yang ada dikelola oleh pihak swasta, yang diatur dengan sebuah regulasi seperti pengelolaan objek wisata, Pantai Pede Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kota Labuan Bajo

Meski dikelola pihak swasta harus tetap melibatkan masyarakat setempat, karena objek wisata itu untuk kepentingan publik masyarakat umum.

Dan itu bukan berarti menyerahkan sepenuhnya namun, pengelolaan objek wisata diharapkan lebih profesional dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi pemerintah daerah.

Pihak swasta bisa ambil untung, tapi tidak boleh mengambil keuntungan semaunya, juga termasuk masyarakat setempat harus merasakan manfaat yang sama dalam kata lain semua bisa merasakan keuntungan.

Ada objek wisata Pantai Pede Gorontalo, yang bagus tetapi tidak didukung dengan akses menuju ke lokasi, itu sama saja akan sia-sia karena tidak tidak didukung dengan jalan yang baik.

Selanjutnya Berita Indonesia bersedia bekerjasama untuk melakukan pengawalan kepada Pemerintah Pusat apabila pemerintah daerah mau meningkatkan kualitas tempat wisata tersebut.

Penulis : Ali Nasution/ Albert W Keransz
Editor : Edward. AN.

Share this content:

Post Comment