Walikota Tangerang Melakukan Peletekan Batu Pertama Pembangunan Griya Kita Bersama (GKB)
Koran-beritaindonesia.online | KOTA TANGERANG – 100 Hari Kerja Walikota Tangerang Drs. Sachrudin dan Wakil Walikota Tangerang H. Maryono Hasan, kini terlihat dalam melakukan ground breaking atau peletekan batu pertama oleh Walikota H. Sachrudin didampingi oleh Kadis Perkimtan Decky Priambodo, Kadis Kesehatan, Baperan serta Camat Larangan H. Nasrullah, Pembangunan Griya Kita Bersama (GBK), berada ditengah-tengah pemukiman Warga di Gang Habib Novel Jindan Kel. Larangan Selatan, Kec. Larangan, Kota Tangerang.
Hadir juga dalam acara ini, para Ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Lurah se Kec. Larangan diantara Lurah Laearangan Utara Iwan Bambang Subjektif, Lurah Gaga Barbar, Lurah Kreo Selatan Warsito, ibu-ibu kader dan forum RW.
Griya Kita Bersama (GKB) merupakan realisasi dari program redistribusi fasos fasum berupa Pembangunan program Kota Tangerang yang tahun ini akan dibangun di 25 lokasi, Senin (19/5/2025).
Walikota mengungkapkan, Pembangungan Griya Kita Bersama terutama di tengah pemukiman padat penduduk tersebut merupakan upaya menghadirkan ruang-ruang publik yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat, tak hanya memberikan fasilitas namun juga mendorong peningkatan kualitas hidup di berbagai sektor khususnya sektor kesehatan, pendidikan dan sosial.
“Kita punya GKB Graha Kita Bersama yang penting banyak manfaat kita melihat, kalau dulu itu di kampung lebar-lebar banget lapangan bola, Satu kelurahan ada berapa 3 atau 4 lapangan, sekarang boro-boro buat Posyandu aja susah,” kata Sachrudin.
Menurut Walikota Tangerang terjadinya kesenjangan kebutuhan fasilitas antara Perumahan dan Perkampungan, kalau dulu perkampungan lebih banyak, di perumahan apa adanya karena memang sudah ada aturannya.
“Makanya saya punya pemikiran, di perkampungan masih tetap ada ruang, karena kebutuhan ruang terbuka untuk ngobrol, untuk tempat bersilaturahim sekaligus bisa dijadikan tempat pelayanan semua warga,” tambanya.
Walikota Sachrudin, menjelaskan kalau ada tanah ukuran kecil untuk masyarakat Pemkot akan beli buat posyandu, juga kalau ada yang lebih besar Pemkot beli buat masyarakat
“Ya memang uang negara itu buat masyarakat, ya kita ini memberikan pelayanan buat masyarakat, duitnya duit masyarakat juga, kita kembalikan lagi ke masyarakat agar masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Pemenuhan hidup Masyarakat membutuhkan fasilitas, sarana prasarana ruang terbuka, kebutuhan mendasar ini menjadi kewajiban bersama, kewajiban pemerintah, jadi dibangunnya griya kita bersama bukan hanya untuk kegiatan Posyandu saja, nanti bisa buat karang taruna buat Giat RT buat Giat RW serta warganya.
Kalau sudah ada sarana prasarana, tentu bisa menyelesaikan persoalan masyarakat, masalah pendidikan, masalah kesehatan, situasi kondisi keamanan, bencana alam banjir.
“Tempat Ini bisa kita jadikan pusat peradaban, Jadi graha kita bersama untuk meningkatkan perekonomian, untuk menuntut ilmu dimana saja kalau kita mau belajar dengan kelebihan dan kekurangan kita semuanya,” ujarnya.
H. Sachrudin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Graha kita bersama yang mudah-mudahan diberikan kelancaran diberikan kemudahan dan setelah jadi bisa dirasakan manfaatnya untuk kita gunakan.
Sebelum peletakan batu pertama laporan Kepala Dinas Perkimtan Decky Priambodo, menyampaikan terkait pembangunan peletakan batu pertama Graha Kita Bersama, rencana pembangunan Graha ada 25 lokasi di Kota Tangerang.
“Nantinya Graha Kita Bersama dapat digunakan, untuk kesehatan, pendidikan dan arena bermain anak-anak serta Graha serbaguna,” kata Kadis Decky Priambodo.
Sementara Camat Larangan H. Nasrullah, MM usai acara menyampaikan nantinya, Griya Kita Bersama (GKB) tersebut akan terintegrasi dengan Posyandu implementasi dari Program Integrasi Layanan Primer, Kesehatan yang selain bertujuan untuk Integrasi layanan kesehatan, juga giat warga Seni Budaya.
“Sebagai upaya perluasan layanan kesehatan hingga kelurahan, pendidikan sekaligus karang taruna untuk memperkuat setiap kreatifitas seni budaya dan pemantauan di wilayah, Ini juga merupakan salah satu langkah tindak lanjut dari pelayanan masyarakat,” jelas Camat Nasrullah.
“Untuk itulah pembangunan Griya Kita Bersama, merupakan salah satu upaya konkrit dari Pemkot yang dirancang sebagai ruang luar yang mewadahi berbagai aktivitas masyarakat,” ucapnya.
Tempat yang mewadahi berbagai macam kegiatan masyarakat yaitu fungsi pendidikan, olahraga, fungsi komunitas, fungsi kesenian kebudayaan serta tentunya Kesehatan.
Penulis : Firdaus/ Ali Nasution.
Editor : Edward. AN.



Post Comment