Dinas PUPR P2RKP Gelar Pelatihan SMK3 Dibuka Oleh Pjs Bupati Beltim

Koran-beritaindonesia.online | BELTIM – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat serta Kawasan Pemukiman (PUPR P2RKP) selalu mengingatkan agar kontraktor dapat benar-benar mematuhi prosedur keselamatan kerja di dalam mengerjakan proyek pembangunan infrastruktur.

Guna menunjang hal tersebut, Dinas PUPR P2RKP menggelar kegiatan Pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), bertempat di ruang Satu Hati Bangun Negeri Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Timur. Rabu (16/10/2024).

Pjs. Bupati Beltim Asmawa Tosepu AP. M.Si membuka kegiatan pelatihan SMK3 dengan dihadiri oleh oleh Kepala Dinas PUPR P2RKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diwakili oleh Adriansyah S.Sos.M.Mi selaku Kabid jasa konstruksi, Kepala Dinas PUPR P2RKP Kabupaten Belitung Timur Idwan Fikri ST. M.I.R, Para Asessor dari Lembaga Sertifikasi Prestasi Bangka Belitung, Para Instruktur Narasumber dari SMK Negeri 1 Kelapa Kampit, Ketua Pelaksana Pelatihan M. Bayu rosyani ST, Para peserta pelatihan dan tamu undangan lainnya.

Pjs Bupati Beltim Asmawa Tosepu AP.M.Si menyampaikan, apresiasi kepada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Pertanahan, dan Perumahan Rakyat serta Kawasan Permukiman Kab. Belitung Timur atas kerja samanya dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang melalui cost sharing dalam pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), sehingga pelatihan ini dapat terlaksana.

“Saya juga berterima kasih atas dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat serta Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, semoga sinergi ini terus terjaga dan kita dapat konsisten dalam melakukan pembinaan jasa konstruksi di Kab. Belitung Timur,” ungkap Asmawa.

Menurut Asmawa, dengan penerapan SMK3 yang baik dan konsisten, tidak hanya mencegah terjadinya kecelakaan kerja, tetapi juga meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas hasil pekerjaan secara keseluruhan.

Untuk itu harus memastikan, bahwa seluruh tahapan proyek mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan dilaksanakan dengan mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Saya ingin keberhasilan penerapan SMK3 adalah tanggung jawab kita bersama, mulai dari pihak manajemen, pengawas, hingga pekerja dilapangan, semua memiliki peran penting dalam pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan optimal, dengan kolaborasi dan komitmen, kita menciptakan tenaga kerja yang terampil, tetapi juga siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan,” terangnya.

Lanjutnya lagi, para peserta pelatihan, untuk mengikuti seluruh kegiatan dengan kesungguhan dan komitmen yang kuat, ingatlah bahwa kompetensi yang dimiliki merupakan menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan dan dinamika industri konstruksi semakin kompleks kedepan,” tegasnya.

Sementara Kepala PUPR P2RKP Beltim Idwan Fikri ST. M.I.R mengatakan, bahwa pelatihan digelar untuk meningkatkan pertumbuhan tenaga kerja konstruksi sesuai amanah Peraturan Menteri PUPR RI nomor 10 Tahun 2021 tentang pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, k3 adalah motor melaksanakan pekerjaan lebih baik dan bisa melahirkan SDM bidang jasa konstruksi handal dan profesional serta berkompeten

Idwan juga menyampaikan, bahwa pelatihan merupakan pertama kalinya diselenggarakan oleh Dinas PUPR P2RKP Kab. Belitung Timur semenjak terbentuknya Bidang Bina Kontruksi satu tahun yang lalu.

Dia mengharapkan agar konsultan dan kontraktor menerapkan SMK 3 untuk menjaga dan melindungi para pekerja dari kecelakaan kerja.

Setelah Pelatihan SMK3, dilanjut penyerahan Piala dan Sertifikat Juara 3 Lomba Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi Tahun 2024 se-Sumatera Bagian Selatan dengan kategori Alat Berat (Operator Excavator) dari Pjs. Bupati Beltim ke Kepala Dinas PUPR P2RKP yang diteruskan ke pemenang lomba, dilanjutkan dengan sesi photo bersama.

(Venno).
Editor : Edward. AN

Share this content:

Post Comment