Beltim Raih Predikat Terbaik Se-Babel Dalam Penerapan SPBE Tahun 2024

Koran-beritaindonesia.online | BELTIM -Kemajuan signifikan dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), peningkatan indeks SPBE daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) ini tidak lepas dari berbagai aspek strategis yang menjadi pendongkrak utama keberhasilannya.

Hasil ini berdasarkan evaluasi terbaru Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), indeks SPBE Beltim berhasil mencapai skor 4,16 (kategori sangat baik), menempatkan Beltim sebagai yang terbaik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Prov Babel).

Bupati Belitung Timur Drs. Burhanudin, S.H menyampaikan apresiasinya atas penghargaan ini karena penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan dan berbasis tekhnologi.

“Pengakuan ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh OPD, ASN dan Masyarakat Belitung Timur kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital,” tekadnya.

Drs. Burhanudin,S.H yang akrab dipanggil Aan mengungkapkan, bahwa ada beberapa aspek kunci yang berkontribusi terhadap pencapaian.

“Peningkatan indeks SPBE tidak terjadi secara instan, adalah hasil dari kolaborasi, inovasi, dan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan berbasis teknologi,” ujarnya, Jumat (3/1/2025).

Aan juga berharap masyarakat semakin merasakan manfaat dari layanan publik yang lebih cepat, mudah, dan transparan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP), Bayu Priyambodo mengatakan Kab. Belitung Timur merupakan baru akan berulang tahun ke 22 pada tanggal 27 Januari hal ini menjadi prestasi yang membanggakan.

“Saya dilantik menjadi kadiskominfo SP pada tanggal 3 Januari 2022 dengan berbekal Indeks SPBE tahun 2021 dengan nilai 2.15 (Kategori Cukup),” MB panggilan akrab Bayu Priyambodo.

MB menyebutkan bahwa hasil tersebut menunjukkan kemajuan dari tahun-tahun sebelumnya, di mana pada 2023 nilai SPBE Beltim adalah 3,56, dan pada 2022 serta 2021 masing-masing mencapai 2,7 dan 2,15.

Ia berharap Pemkab Beltim dapat terus melakukan lompatan dalam reformasi birokrasi yang terintegrasi dengan sistem SPBE. Dan pencapaian ini diharapkan dapat semakin memperkuat kinerja utama Pemkab Beltim

Berikut adalah aspek-aspek utama yang menjadi pendongkrak indeks SPBE Belitung Timur, diantaranya :

1. Kebijakan Komitmen dan “political will” kepala daerah merupakan kunci, dimana dukungan penuh dari kepala daerah menjadi faktor kunci dalam menggerakkan semua elemen pemerintahan untuk beradaptasi dengan teknologi digital.

2. Layanan Publik dan Penerapan Aplikasi Terintegrasi seperti layanan perencanaan, penganggaran dan keuangan, layanan pengaduan publik dan layanan kepegawaian berbasis elektronik

3. Layanan Administrasi layanan adminstrasi elektronik berbasis digital guna memperpendek tangga layanan yang menempatkan masyarakat sebagai fokus aktor utama pelayanan.

4. Penyelenggaraan SPBE Pemerintah Kabupaten Beltim terus berinovasi menyediakan layan publik yang optimal guna mendukung operasional penyelengaraan SPBE.

5. Teknologi informasi Pemerintah daerah secara konsisten memantau dan mengevaluasi efektivitas implementasi SPBE untuk memastikan pemanfaatan teknologi berjalan sesuai target.

(Venno).

Share this content:

Post Comment