Verifikasi Kampung Fatihah RW 07 sebagai Kampung Proklim: Sinergi Warga dan Pemerintah

Koran-beritaindonesia.online | KOTA TANGERANG – Kampung Fatihah RW 07, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, selangkah lebih dekat untuk mendapatkan pengakuan sebagai Kampung Proklim (Program Kampung Iklim). Tim verifikator dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang melakukan penilaian langsung di lokasi dengan didampingi oleh berbagai pihak terkait, Selasa (4/2/2025).

Hadir dalam kegiatan ini Camat Ciledug H. Ayi Nuryadin, Waka polsek Ciledug AKP Edi Suryadi, Wadanramil Ciledug Edi Setyawan, Lurah Sudimara Timur Kamaludin Al Hasani, S.Ip, MSi. Ketua Rw 07 Tohirudin (Age), serta para Ketua RT dan Kader Posyandu. verifikasi ini bertujuan untuk menilai implementasi berbagai program lingkungan yang telah dijalankan oleh warga setempat.

Kampung Fatihah RW.07 telah mengembangkan berbagai inisiatif berbasis masyarakat untuk mendukung ketahanan lingkungan dan perubahan iklim, antara lain:

1. Proklim (Kelompok Masyarakat Sadar Iklim):
Warga aktif dalam mitigasi perubahan iklim dengan penghijauan, penghematan energi, serta pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam tanaman produktif.

2. Kelompok Wanita Tani (KWT):
Para ibu rumah tangga tergabung dalam KWT yang mengelola budidaya hidroponik dan tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan tetapi juga meningkatkan ekonomi warga.

3. Bank Sampah:
Untuk mengurangi limbah, warga menerapkan sistem bank sampah yang mendorong pemilahan dan daur ulang sampah organik maupun anorganik. Hasil dari program ini dimanfaatkan untuk kepentingan sosial dan ekonomi warga.

4. Posyandu
Selain aspek lingkungan, kesehatan masyarakat juga menjadi prioritas. Posyandu di RW 07 berperan aktif dalam pemantauan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat.

Ditempat yang sama dalam perbincangan Camat Ciledug, H. Ayi Nuryadin, menegaskan bahwa pemerintah Kecamatan siap mendukung pengembangan Kampung Proklim di wilayahnya.

“Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga membangun kesadaran dan kebersamaan warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat bebas dari polusi udara dan berkelanjutan,” kata Camat H. Ayi.

Dengan nada yang sama Lurah Sudimara Timur, Kamaludin Al Hasani, mengapresiasi kerja keras warga dalam menjaga lingkungan yang berkelanjutan.

“Program ini sangat baik karena memberdayakan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 07, Tohirudin, berharap Kampung Fatihah bisa menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Kami bersama warga akan terus berinovasi agar kampung ini semakin hijau, sehat, dan mandiri,” ujarnya.

Menurut Ketua Rw 07 Tohirudin, alasan utama dibuatnya Proklim adalah untuk menguatkan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi.

Di samping itu, tambahnya dalam jangka panjang keberlanjutan iklim dan lingkungan yang baik tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi yang terdapat di lingkungan Rw 07 Kel Sudimara Timur.

Aparat keamanan dari Polsek dan Koramil Ciledug juga menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Perwakilan Polsek Ciledug mengatakan bahwa lingkungan yang bersih dan sehat berkontribusi terhadap keamanan wilayah.

Sedangkan pihak Koramil menegaskan siap bersinergi dengan warga dalam berbagai program gotong royong dan sosial kemasyarakatan.

Menanti Hasil Verifikasi

Hasil dari verifikasi ini akan menentukan apakah Kampung Fatihah RW 07 layak mendapatkan sertifikasi Kampung Proklim dari Dinas lingkungan hidup kota tangerang.

Jika berhasil, Kampung Fatihah akan menjadi salah satu percontohan dalam pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat di Kota Tangerang.

Dengan sinergi antara warga, pemerintah, dan aparat keamanan, Kampung Fatihah RW 07 semakin mantap menuju predikat Kampung Proklim yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Penulis : Lodi / Daus.
Editor : Edward. AN.

Share this content:

Post Comment