Tradisi Ruwahan Wujud Syukur Warga Komplek Pahala Indah Karang Tengah

(BI).Online – KOTA TANGERANG | Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriyah akan segera tiba, Umat Islam tentu akan menyambut kedatangan Bulan Suci yang paling Mulia ini.

Dalam bermasyarakat, terdapat berbagai tradisi yang dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadhan, Salah satunya adalah ruwah.

Tidak terkecuali Komplek Perumahan Pahala Indah Jalan Pahala1 dan Pahala 2 dilingkungan RW 08 Karang Tengah Kota Tangerang – Dalam rangka menyambut bulan Ramadan 1445 Hijriyah, masyarakat di Komp. Pahala Kelurahan Karang Tengah bersama Ketua RW 08, RudiWalet dan Ketua Rt 01, H. Halawi Karang Tengah Kota Tangerang adakan Ruwahan, diikuti oleh warga dari beberapa wilayah se-Kelurahan Karang Tengah.

“Ruwahan ini merupakan kegiatan adat dan budaya tahunan, menyambut datangnya bulan Ramadhan,” kata Ustz. Rojak yang didampingi Ustz Subur saat kegiatan Ruwahan di halaman parkir Sang Timur, serta selaku penceramah Ustadz Hasan Basri, juga dihadiri oleh tokoh masyarakat serta Ibu ibu panitia, minggu, (25/2/2024).

IMG-20240226-WA0059-300x135 Tradisi Ruwahan Wujud Syukur Warga Komplek Pahala Indah Karang Tengah

Masyarakat yang sudah membaur tumplek dari bermacam suku, agama, bersama-sama menyambut acara tahunan ini dengan mengadakan pengajian dan ceramah agama.

Dalam ceramah daru Ustadz Hasan Basri menyampaikan, ada seorang laki sedang tidur di kuburan, lalu dibangunkan oleh penjual kue, kenapa tidur dikuburan, laki laki itu menjawab dia sedang bermimpi indah doa bersama.

“Orang yg sdh meninggal dunia dan mereka didoakan maka arwah orang yang meninggal juga mendoakan untuk penerangan kita di dunia,” katanya.

“Maka dari itu saat di bulan Romadhan, kita dianjurkan untuk berbuat baik pada Allah SWT selalu ingat kematian, dan berhati hati melangkah, jangan sampai tersesat di kehidupan nanti,” tambah Ustadz Hasan Basri.

Sementara di tempat yang sama H. Halawi selaku tokoh masyarakat menjelaskan, makna Ruwahan menyambut bulan Ramadan tahun 2024 merupakan bagian dari memanjatkan doa agar ibadah puasa nanti berjalan lancar.

Khas dalam Ruwahan, saling memaafkan yang berarti ampunan dan bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan hati yang ikhlas.

“Bila kita tidak bersyukur maka Allah SWT akan memberi cobaan dan ujian, maka sholat diharuskan. Agama kita menyuruh aman, damai dan nyaman sesuai dengan Pancasila,” ungkap H. Halawi.

“Warga harus bersatu kembali tidak saling menjelekan, kalau ada salah faham mari kita bermusyawarah secara baik agar mendapat solusi, kita juga dianjurkan saling menyayangi sesama manusia semua itu karena Allah SWT,” jelas Ketua Rt 01 H. Halawi.

“Dan perlu di ingat, saya bersama yayasan sang timur, Jalan Pahala sudah dibesarkan untuk dilalui oleh umat manusia atas gerakan dari Allah SWT, Jalan ini saya besarkan ekonomi kerakyatan berjalan, jangan ada perselisihan, mari bersatu dan jaga keamanan bersama sama,” tegas H. Halawi dihadapan para warga dan undangan.

“Dari itu untuk warga Komplek/ Perumahan Pahala Indah, agar selalu berdoa sebagai perwujudan rasa syukur dari masyarakat pada Allah SWT,” terangnya.

“Kegiatan ini juga sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas nikmat dan berkah yang dirasakan, silaturahmi dan doa bersama demi kesehatan, keselamatan dan kemakmuran masyarakat di Komplek (Perumahan) Pahala Indah, Kelurahan Karang Tengah,” ujarnya.

“Saling mendoakan agar senantiasa selamat dan sentosa, serta selalu diberi kemakmuran dan kesejahtetaan, juga menjadi daya tarik berbasis budaya lokal,” Tambahnya.

Sejalan dengan itu, lanjut Ketua Rt 01 H. Halawi, tradisi Ruwahan dapat menjadi bagian dari calendar of event di Komplek / Perumahan Pahala Indah Karang Tengah.

“Kegiatan Ruwahan menjadi salah satu penguat, kesatuan kita memang layak menjadi yang terbaik di Kelurahan Karang Tengah dan maju dalam membangun jalan yang sudah lebar, mungkin ke depan tradisi Ruwahan bisa masuk dalam calendar of event Kota Tangerang,” ujar H. Halawi mantan Kepala Sekolah penuh harap akan kedamaian.

Ia juga mengajak umat Islan selalu mengucapkan rasa syukur, karena pada tahun 2924 Pesta Demokrasi telah selesai dengan baik, masih diberi kesempatan untuk berjumpa dengan bulan Ramadhan.

“Hal ini merupakan tanda bahwa Allah SWT masih memberi kesempatan kepada kita untuk senantiasa memperbanyak amal ibadah dan mengurangi perbuatan maksiat,” sebut H. Halawi sang Penggagas.

Penulis / Editor : EDWARD. AN.

Share this content:

Post Comment