Koran-beritaindonesia.online | BELTIM -Peresmian Pembukaan Kolam Pemancingan Ikan Kawasan Agro Wisata Kulong Kero Desa Padang Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur oleh Bupati Beltim Burhanudin dengan diawali pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti menandakan kawasan wisata kolam pemancingan ikan Kulong Kero dibuka untuk umum, Senin (27/1/2025).
Kepala Desa Padang Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur, Izhar bahwa Kolam pemancingan ikan diisi oleh jenis ikan patin dan ikan nila, tujuan pembangunannya kolam pemancingan ikan selain menjadi daya tarik wisata juga untuk meningkatkan sumber Pendapatan Asli Desa (PADes), sehingga ada feedback bagi kemajuan Desa ke depannya serta memenuhi ketahanan pangan Desa Padang.
“Kolam pemancingan ikan Kulong Kero pembangunannya mencapai Rp. 321 Juta dananya bersumber dari Ketahanan Pangan APBDes tahun 2024 selain pemancingan juga ada budidaya ikan air tawar yaitu ikan patin, nila dan lele. Yang merupakan kelanjutan dari kegiatan dana ketahanan pangan yang harus berkesinambungan sesuai arahan pemerintah,” ujar Izhar.
Selain itu juga sambungnya, rencana ke depan juga akan membangun fasilitas kolam renang, dimana adanya fasilitas yang banyak dapat jadi daya tarik bagi wisatawan.
Sementara itu, Bupati Belitung Timur Drs. Burhanudin, SH, mengatakan bahwa peresmian kolam pemancingan ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen bersama untuk memanfaatkan dan mengembangkan potensi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Belitung Timur.
“Kawasan Agro Wisata Kulong Kero dengan kolam pemancingannya tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengangkat potensi lokal dan disini akan terbuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar, mulai dari sektor perikanan, kuliner, hingga jasa pariwisata lainnya,” ungkap Aan panggilan akrab Bupati Belitung Timur.
Aan berharap pembangunan kolam pemancingan ikan Kulong Kero dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat setempat dengan melibatkan mereka dalam pengelolaannya, sehingga tercipta ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.
“Kolam pemancingan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang datang serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan),” ujar Aan.
Aan menyebutkan, atas nama Pemerintah Daerah dan pribadi menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kecamatan Manggar, Kepala Desa Padang, stakeholder serta seluruh masyarakat yang telah terlibat bahu membahu dan turut serta berpartisipasi dalam pembangunan kolam pemancingan ini.
“Peran serta dari berbagai pihak menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun daerah kita, tanpa dukungan dan kerja keras dari semua pihak, tentu kolam pemancingan ini tidak akan dapat terwujud seperti yang kita lihat hari ini,” katanya.
Seusai acara, Anggota DPD RI Ir. H. Darmansyah Husein mengatakan apa yang dilakukan Desa Padang merupakan tujuan dari pembagian dana desa. Di mana pembangunan di desa berdasarkan inisiatif dan potensi yang ada di desa.
“Transfer Pemerintah Pusat ke desa-desa ini memang tujuannya membangun inisiatif desa-desa, inilah salah satu inisiatif desa yang kita lihat cukup positif,” sebut Pak Dar sapaan akrabnya.
Ir. H. Darmansyah Husein juga menyampaikan, hal ini harus ada tema yang diusung dalam mengembangkan agrowisata ataupun desa wisata apalagi pengembangan wisata di Pulau Belitung, harus menyelaraskan dengan GEO park.
“Inilah salah satu cara kita mengolah bekas-bekas pemanfataan sumber daya alam supaya bisa berkelanjutan, di lokasi ini dulunya bekas tambang timah, nah itu yang perlu kreatifitas dan kolaborasi kita bersama,” ujar Dar yang juga mantan Bupati Belitung ini
Setelah pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti, acara dilanjutkan dengan penaburan ikan oleh Bupati Belitung Timur Drs. Burhanudin,S.H didampingi oleh Anggota DPD RI Ir. H. Darmansyah Husen. *** (Venno).
Share this content:
