Kakanwil Kemenag Babel Pencanangan Desa Baru Jadi Sadar Kerukunan Beragama

Koran-beritaindonesia.online | BELTIM -Pencanangan Desa Baru Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama dilaksanakan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung Masmuni Mahatma.

Dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Baru Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur, Senin (26/8/2024).

Hadir dalam acara Bupati Belitung Timur Burhanudin didampingi Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung Masmuni Mahatma beserta rombongan, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Kajari Beltim Dr Rita Susanti diwakili oleh Kasi Intel Kejari Beltim Ahmad Muzayyin, SH, perwakilan Danramil 02 Manggar, Camat Manggar Heri Susanto, Ketua FKUB Hiu Yudi Pangestu, Kepala Desa Baru Husnul Khalik beserta perangkat Desa Baru serta tamu undangan lainnya.

Kepala Desa Baru Husnul Khalik menyampaikan, bahwa Desa Baru ini luasnya 740 km², Desa baru terdiri dari 7 Dusun dan 38 RT berdiri sejak 18 Juli 1955 berarti sudah berusia 69 tahun.

“Kami sampaikan di tempat kami ini rumah ibadah masjid ada sebanyak tiga, gereja sebanyak 2, wihara sebanyak satu dan kelenteng ada dua, sedangkan penduduknya yang menganut muslim sebesar 8.381 penganut Bunda sebesar 54 564 orang sedangkan Kristen 195 orang Katolik sebesar 75 orang Konghucu 63 orang dan Hindu sebanyak empat orang,” terangnya.

“Kami selaku pemerintah Desa Baru mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas ditetapkannya Desa kami sebagai Desa sadar kerukunan beragama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung oleh bapak Kepala kantor Kementerian wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ucapnya.

Menurut Kepala Desa Baru Husnul Khalik, Desa baru boleh dibilang miniatur Indonesia karena berbagai ras suku bangsa dan agama serta rumah ibadah masing-masing agama lengkap di desa ini berdiri pada 18 Juli 1955 hingga saat ini belum pernah terjadi gesekan-gesekan antar agama yang satu dengan agama yang lain.

“Di desa kami masyarakatnya boleh dibilang selalu menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama mulai dari pembukaan agama hingga ke akar rumput dalam hidup keseharian,” tambahnya.

“Setiap kebijakan pemerintah Desa kita selalu membuat masyarakat dari berbagai lintas agama budaya dan adat istiadat untuk tetap rukun hidup berdampingan satu sama yang lain,” terang Husnul Khalik.

“Karena membangun desa ini kalau tanpa ada kebersamaan berbagai hal, tentu tidak akan mungkin dapat kami lakukan dan melalui Desa sadar kerukunan dapat menjadi sebuah motivasi besar bagi kami selaku pemerintah Desa baru untuk melangkah lebih baik lagi dan secara moral kita semua bertanggung jawab terhadap keseluruhan masyarakat siapapun dia agama apapun dia serta etnis apapun,” ungkapnya.

Di momen yang sama, Bupati Belitung Timur Burhanudin pada kesempatan itu menyampaikan, apresiasinya terhadap Kakanwil kementerian agama Provinsi Babel yang telah mensuport dan mendukung Kabupaten Belitung Timur Timur dan menjadikan Desa Baru sebagai satu desa yang dicanangkan pada hari ini sebagai desa yang sadar kerukunan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini harmonisasi dan keberagaman harus menjaga dengan baik, kita yakin dan percaya apa yang disampaikan Kepala Desa tadi terhadap situasi dan kondisi di wilayah kita sepanjang sejarah di Belitung Timur ini ada dua pintu, Desa Baru dengan kemajemukan yang ada tidak pernah terjadi pergesekan ataupun hal-hal yang menyangkut mengenai masalah keagamaan,” ujar Bupati Belitung Timur Burhanudin.

“Kami harapkan arahan, dukungan dan pembinaan dari Pak kanwil terhadap keagamaan yang terhimpun dalam forum kerukunan beragama di Belitung Timur dan tentunya kami berharap pada hari ini apa yang kita lakukan menjadi kekuatan buat kita membangun Desa,” harap Burhanudin.

“Membangun Kabupaten kita dan membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk itu mari kita wujudkan kerukunan dengan baik, kita jaga kita pelihara kerukunan beragama di wilayah Desa Baru,” tegas Bupati Burhanudin.

Sementara ditempatyang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung Masmuni Mahatma menyampaikan, survei dari Kemenag bersama FKUB Belitung Timur, Desa Baru memiliki lebih dari 3 agama yang dianut oleh masyarakat dengan memiliki tempat ibadah yang berdampingan dengan kehidupan umat beragama.

“Tujuan dicanangkannya Desa Baru sebagai Desa Kerukunan Umat Beragama untuk mempererat silahturahmi antar umat beragama,” ujar Masmuni.

Desa Baru lanjutnya, termasuk dalam 5 Desa pencanangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung karena memiliki kemajemukan agama, bahasa, suku dan budaya serta desa yang komunitas masyarakatnya heterogen, dapat berjalan bergandengan bersama-sama secara harmonis.

Setelah acara dilanjutkan sesi pemberian penghargaan dan photo bersama, dilanjutkan dengan pentas seni kerukunan dengan atraksi 5 keagamaan yang ada di Desa Baru Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur.

(Veno).
Editor : Edward. AN.

Share this content:

Post Comment