Desa Lalang Kembali Gelar Festival Nepak Belulang Di Hari Jadi Ke 148 Tahun 2024
Koran-beritaindonesia.online | BELTIM -Dalam rangka Peringatan Hari Jadi Desa Lalang ke 148 tahun, Masyarakat Desa Lalang Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur kembali menggelar Festival Nepak Belulang selama tiga hari, dari tanggal 15 – 17 Desember 2024. Bertempat di Lapangan Taruna Desa Lalang Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur. Senin, (16/12/2024).
Acara ini dibuka oleh Bupati Belitung Timur Burhanudin yang diwakili oleh Ida Lismawati selaku Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik dengan dihadiri oleh Ketua Tim Kerja Pemajuan Kebudayaan Desa Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Syukur Asih Suprojo, Ketua DPRD Beltim diwakili oleh Komisi III DPRD Belitung Timur, Akhiruddin A.Md, Kapolres Beltim diwakili oleh Kapolsek Manggar, AKP Abdul Harris, Kejari Beltim diwakili oleh Kepala Sub Seksi 1 Bidang Intelijen Risdy Ardiansyah, S.H, Kadis PUPR P2RKP Belitung Timur, Idwan Fikri, Kadis LH Belitung Timur, Noviz Ezuar, Sekdin Disbudpar Belitung Timur, Arienda Yurisca, Anggota DPRD Belitung Timur, Zulchaidir, Danramil 0414-02/Manggar diwakili Babinsa Serka Raden, Camat Manggar, Herri Susanto S. STP, Kepala Desa Lalang, Muhammad serta undangan lainnya beserta Masyarakat Desa Lalang Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur.
Bupati Belitung Timur menyampaikan yang dibacakan oleh Ida Lismawati apresiasi dan harapan besar bagi kemajuan Desa Lalang.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Beltim, saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke-148 kepada seluruh masyarakat Desa Lalang, semoga di usia yang semakin matang ini, Desa Lalang terus maju, semakin harmonis, dan semakin sejahtera,” kata Ida.
Ida menyampaikan momen Hari Jadi Desa Lalang merupakan hari yang istimewa, bukan hanya untuk Desa Lalang tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kabupaten Belitung Timur.
“Desa Lalang adalah salah satu Desa yang memiliki sejarah, kaya akan budaya, serta kearifan lokal yang menjadi kebanggaan kita bersama,” ungkap Ida.
Ida juga menilai Desa Lalang selama 148 tahun perkembangannya sangat pesat.
“Dalam usianya yang ke-148 tahun, Desa Lalang telah menunjukkan berbagai perkembangan, baik dari segi pembangunan, pendidikan, ekonomi, maupun pelestarian budaya,” tambahnya.
Untuk itu, ia berpesan kepada generasi muda Desa Lalang untuk melanjutkan perjuangan para leluhur, menjaga nilai-nilai adat dan budaya, serta terus berinovasi demi masa depan desa yang lebih cerah.
“Kepada generasi muda, Hari Jadi ini sebagai motivasi untuk melanjutkan perjuangan, menjaga nilai-nilai adat dan budaya, serta terus berinovasi demi masa depan Desa Lalang yang lebih maju,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, kata Ida, akan terus hadir mendampingi masyarakat Desa Lalang untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan yang lebih baik di masa depan.
Sementara itu Kepala Desa Lalang Muhammad, mengungkapkan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat dan pihak terkait untuk memelihara kebersamaan guna membangun desa yang harmonis, sejahtera dan mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Menurutnya, Dalam Festival Nepak Belulang ini adalah sebuah Festival Budaya di Desa Lalang sebagai bentuk pemanfaatan dari potensi budaya hadra dan lainnya di Desa Lalang sekaligus sebagai perwujudan Desa Tangguh Budaya pada momentum Peringatan Hari Jadi Desa Lalang.
“Pada tahun 2024 Festival Nepak Belulang Desa Lalang mengusung tema Neretas Jalan Kebudayaan, yang bisa diartikan sebagai upaya untuk membuka jalan kebudayan yang lebih luas,” jelasnya.
Dalam Festival Nepak Belulang tahun 2024 ini berlangsung 15-17 Desember 2024 dan dilaksanakan dengan berbagai acara menarik, antara lain pameran budaya, lomba tradisional, pertunjukan seni, serta bazar produk lokal dan acara menarik lainnya.
Disisi lain, Kurator Festival Nepak Belulang, Wira Sudharma menyampaikan Festival tersebut nantinya akan ditutup dengan Malam Puncak Apresiasi Desa Budaya tahun 2024 yang dijadwalkan akan dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Wira menyampaikan, dalam Festival Nepak Belulang juga pihaknya melakukan beberapa kerjasama dengan beberapa pihak, diantaranya Pemerintah Desa Lalang, Komunitas Budaya Desa Lalang dan tentunya dengan Kementerian Kebudayaan RI.
Oleh karena itu, Wira berharap Festival ini bisa menjadi pembangkit semangat Kebudayaan yang lebih luas dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Belitung Timur.
(Venno).
Editor : Edward. AN.



Post Comment