Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan, Team 17 DPP GRIB JAYA Kunjungi Polres Jakarta Utara
Koran-beritaindonesia.online – Jakarta | Kasus pengeroyokan yang dialami oleh Ismail pada Rabu sore lalu (08/05/2024) di bawah jembatan Sungai Bambu, masih belum menunjukkan perkembangan signifikan dari pihak Polres Metro Jakarta Utara. Meskipun pelaku sudah diketahui dan laporan resmi telah dibuat, hingga berita ini diterbitkan, para pelaku belum juga ditangkap.
Ismail, bersama tim advokat dan anggota Team 17 DPP GRIB JAYA, mendatangi Polres Metro Jakarta Utara untuk kedua kalinya. Kedatangan mereka bertujuan untuk menanyakan perkembangan kasus penganiayaan yang dialaminya.
Fadillah Ramadhan, koordinator lapangan Team 17 DPP GRIB JAYA, menegaskan bahwa kunjungan mereka adalah bentuk dukungan dan solidaritas terhadap Ismail, yang juga merupakan anggota tim mereka.Antonius Barus S.T., S.H., salah satu advokat dari Team 17 DPP GRIB JAYA, menyatakan bahwa pihaknya sangat berharap penyidik Polres Metro Jakarta Utara dapat bekerja maksimal dan profesional dalam menangani kasus ini.
Ia menekankan pentingnya segera menangkap para pelaku yang sudah diketahui identitasnya.
“Hari ini saya beserta Ismail dan rekan-rekan dari Team 17 GRIB JAYA datang untuk kedua kalinya ke bagian SPK dan diarahkan untuk langsung menanyakan ke bagian SATRESKRIM yang menangani kasus tersebut,” ujar Antonius.
“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai proses hukum selesai demi tegaknya keadilan,” tegas Antonius menutup pernyataannya.
Sementara itu, penyidik dari Polres Metro Jakarta Utara yang menangani kasus ini menyatakan bahwa pihaknya sore ini akan langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mempercepat penyelesaian kasus.
Kasus ini menjadi sorotan publik, khususnya terkait kinerja dan respons cepat aparat penegak hukum dalam menangani tindak kekerasan di masyarakat. Dukungan dan pengawalan dari Team 17 DPP GRIB JAYA diharapkan dapat mendorong penyelesaian kasus ini dengan lebih cepat dan adil.
( Abdul kadir )
Editor: Edward AN



Post Comment