Lomba Bekater Layar De Burongmandi, Road To JPJR 2024 Digelar

Koran-beritaindonesia.online | BELTIM – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Belitung Timur menggelar Lomba Bekater Layar yang juga bagian dari persiapan event JPJR 2024 yang masuk tingkat nasional dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 yang akan diselenggarakan pada tanggal 6-8 September 2024.

Lomba bekater layar dilaksanakan di Pantai Burung Mandi Desa Burung Mandi Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur, Minggu (1/9/2024).

Bupati Belitung Timur Burhanudin yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Mathur Noviansyah mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan lomba bekater layar.

Lomba tidak hanya tradisi akan tetapi sudah menjadi atraksi yang menarik bagi masyarakat dan menjadi destinasi baru bagi pengunjung.

“Disini mereka akan saling bertemu dan bergembira dalam sebuah lomba dan untuk merangsang ekonomi masyarakat terutama para pelaku ekonomi kreatif,” ujar Mathur.

Saat ditemui disela kegiatan Lomba Bekater Layar Irini Dewi Wanti sebagai Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek RI mengatakan, festival Kater Layar ini sebagai ajang untuk menginformasikan pengetahuan tradisional kepada masyarakat.

“Walaupun ini hanya bersifat lomba saja, namun bisa menghidupkan kembali tradisi masyarakat pada masa lalu pengetahuan tentang kelautan di penggunaan layar, mungkin anak-anak zaman sekarang ini hanya tau tentang layar saja, tetapi tidak tau cara penggunanya seperti apa sehingga bisa melaju sampai ke tengah lautan, tanpa menggunakan mesin dan bahan bakar. Hanya mengandalkan angin sebagai penggerak,” ungkapnya.

Dia juga menghimbau agar event seperti ini terus dilaksanakan, dan bisa menghadirkan kembali event-event lomba tradisional.

“Bukan hanya lomba Kater yang menggunakan layar saja, tapi banyak keragaman kebudayaan di Belitung Timur yang bisa di aktivasi kembali, jadi belajar kebudayaan itu dengan menghadirkan atau mengekspresikan kebudayaan di tengah-tengah masyarakat, jadi tidak mesti text book atau duduk di bangku sekolah karena kebudayaan itu sudah melekat dalam diri kita,” tutupnya.

Disela lain, Ketua Pokdarwis Berage Desa Wisata Burung Mandi, Herkoles memaparkan terkait kegiatan lomba bekater layar.

“Jumlah peserta balap Kater layar ini diikuti Lima Puluh orang dibagi 3 race. Race 1 ada 16 perahu, race 2 ada 16 perahu dan race 3 ada 18 perahu, sedangkan finalnya nanti kita ambil lagi 18 kater untuk menentukan juara 1-6,” terangnya.

Herkoles juga berharap, event seperti ini terus diadakan karena feedback dari lomba ini sangat besar, seperti dipastikan akan lebih meningkatkan gairah untuk memajukan pariwisata daerah.

Dia juga menyampaikan, hal ini bisa berpotensi menarik kedatangan wisatawan datang berkunjung secara umum, perlombaan balap perahu kater ini berjalan lancar meski pun angin bertiup kencang dan ombak lumayan besar.

Veno).
Editor : Edward. AN.

Share this content:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *