Semarakan Gelar Upacara Adat SundaSD Negeri Nangkakoneng
Koran-beritaindonesia-online/ KAB SUKABUMI – Bahasa sunda merupakan rutinitas yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan di akhir tahun ajaran sebagai seremoni kenaikan atas perpisahan bagi yang telah lulus jenjang pendidikan. hal ini menjadi tradisi yang biasa dilakukan baik di pendidikan yang sifatnya formal, informal bahkan nonformal.
Begitu juga pada akhir tahun ajaran 2025/2026 SD Negeri Nangkakoneng Desa Nangkakoneng Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi, juga melaksanakan kegiatan tersebut dengan khidmat dan meriah.
Hal ini didasarkan pada keinginan dan kesanggupan orangtua dalam mengelola kegiatan tersebut, berdasarkan hasil musyawarah seluruh orangtua/wali, komite dan pihak guru sekolah.
Sekolah Dasar (SD) Negeri Nangkakoneng menggelar perpisahan dan kenaikan kelas dibuka dengan upacara adat Sunda dan sungkeman yang diiringi alat musik Degung.
Ada yang menarik dalam pelaksanaan samen ini yakni tetap mempertahankan eksistensi budaya sunda yakni dengan mengadakan “Upacara Adat & Sungkeman” setiap tahunnya. siswa-siswi sejak dini dikenalkan dengan budaya sunda dengan harapan mereka bisa mengenal bahkan bisa melestarikannya sehingga budaya sunda bisa eksis tidak hilang dengan perkembangan zaman.
Kepala SD Negeri Nangkakoneng Nani Haeroni SPd. SD, mengatakan jumlah yang lulus tahun pelajaran ini sebanyak 17 siswa siswi.
“Semoga kalian menjadi orang yang berguna dan bisa mengharumkan nama sekolah yang baru dan jangan melupakan guru-guru yang telah mendidik selama 6 tahun,” katanya.
Selain dari itu, pada momen ini sebagai wadah bagi siswa/siswi untuk menampilkan bakatnya dalam panggung pentas seni. mereka menampilkan berbagai keahlian dari mulai qosidah, menyanyi, puisi hingga seni tari, juga penobatan raja dan ratu yang diraih Asep Idris dan Afifa Nahda Rapande.
Perpisahan ini dihadiri Pengawas Binaan SD Eka Restu Lukaswati SPd, MM, Ketua K3S Agus Firmansyah, Sekretaris Desa Nangkakoneng Asep Deni, Ketua Komite Aep Saepudin. Serta para orang tua murid.
“Seluruh siswa-siswi bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi semoga bekal yang diraih tidak melupakan almamaternya,” harap Nani Haeroni SPd.SD senyum bahagia.
Nuansa istimewa tersebut dilangsungkan di halaman sekolah pada Awal Juli 2026 dengan melibatkan seluruh guru dan siswa yang mengenakan pakaian adat Sunda.
“Mari kita renungkan peran penting pendidikan dalam memajukan Indonesia, pendidikan yang berkualitas dan merata dapat terwujud untuk semua lapisan masyarakat,” ungkapnya.
(Adita / Neni/ Deden).




Post Comment