Wujud Kepedulian Ketua RW 02 Pondok Bahar Gelar Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Koran-beritaindonesia.online | KOTA TANGERANG – Ketua RW 02 Kelurahan Pondok Bahar kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial terhadap warganya. Kali ini, sebanyak 50 anak yatim dan kaum dhuafa mendapatkan santunan sekaligus bantuan perlengkapan sekolah dalam sebuah acara yang berlangsung penuh kehangatan.
Kegiatan kemanusiaan yang diinisiasi oleh Ketua RW 02 Kelurahan Pondok Bahar, Ahmad Maulana, ini digelar di kediamannya sejak pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Dengan mengusung tema “Mari bersama ulurkan tangan, ringankan beban, dan bahagiakan mereka yang membutuhkan,” acara ini sukses menjadi wadah silaturahmi sekaligus pemantik semangat gotong royong antarwarga.
Suasana haru sekaligus bahagia tampak jelas saat satu per satu anak yatim dan warga dhuafa menerima santunan yang disiapkan oleh pihak panitia dan donatur. Selain santunan tunai, anak-anak yatim yang hadir juga menerima bantuan sepatu baru untuk mendukung keperluan sekolah mereka.
Ketua RW 02 Kelurahan Pondok Bahar, Ahmad Maulana, mengungkapkan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata kepedulian lingkungan terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, terlebih untuk menunjang pendidikan anak-anak.
“Alhamdulillah, tahun ini kami dapat kembali menyelenggarakan santunan untuk anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk kasih sayang, kebersamaan, dan rasa syukur. Kami sengaja menyertakan bantuan sepatu sekolah agar anak-anak semakin bersemangat dalam menuntut ilmu,” ujar Ahmad Maulana saat ditemui di lokasi acara,Jumat (17/7/2026).
Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran aktif dan kedermawanan warga sekitar.
“Kami berharap santunan serta perlengkapan sekolah ini dapat meringankan beban orang tua sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang menerima. Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” imbuhnya.
Ahmad Maulana menegaskan bahwa memperhatikan kesejahteraan anak yatim dan kaum dhuafa bukanlah tugas perorangan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Ke depan, ia berharap aksi sosial semacam ini bisa terus dipertahankan dan menjadi agenda rutin di lingkungan RW 02 Kelurahan Pondok Bahar. Lebih dari itu, gerakan ini diharapkan mampu menginspirasi wilayah lain untuk terus menghidupkan budaya berbagi.
Melalui momentum ini, pengurus RW 02 berharap nilai-nilai solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat semakin mengakar kuat. Dengan demikian, keharmonisan dan sikap saling mendukung antarwarga dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang harmonis. (red)




Post Comment