Wisatawan Asal China Tenggelam Diiperairan Pulau Kelor Tim Gabungan Bergerak Cepat
Koran-beritaindonesia.online |
MANGGARAI BARAT – Insiden tragis terjadi di kawasan wisata Perairan Pulau Kelor, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dua wisatawan mancanegara (WNA) asal China dilaporkan tenggelam saat melakukan aktivitas snorkeling, satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian, Rabu (15/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun kedua korban merupakan penumpang kapal wisata Rinca Story berukuran 19 GT dengan Nomor Surat Persetujuan Berlayar (SPB) IDL.BO.07260002734.
Kapal tersebut diketahui milik Agus Prawijaya, warga Kampung Baru, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Guo Xingyu (29), warga negara China. Sementara korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang adalah Sha Gingyang (30), juga warga negara China.
Kronologi Kejadian terjadinya peristiwa tersebut, kapal Rinca Story bertolak dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo sekitar pukul 10.00 WITA menuju Pulau Kelor dengan membawa wisatawan mancanegara dan domestik.
Sesampainya di Pulau Kelor, seluruh wisatawan terlebih dahulu mengikuti pengarahan (briefing) yang disampaikan oleh salah seorang anak buah kapal (ABK) yang bertugas sebagai pemand, usai briefing selesai, para wisatawan melakukan kegiatan trekking sebelum melanjutkan aktivitas snorkeling.
Pihak kru kapal menyiapkan perlengkapan snorkeling berupa masker selam dan fin (kaki katak) namun, berdasarkan informasi awal, kedua korban bersama wisatawan lainnya melakukan snorkeling tanpa mengenakan pelampung (life jacket) dan tidak didampingi oleh kru maupun pemandu di dalam air.
Sekitar pukul 12.00 WITA, Guo Xingyu ditemukan tenggelam oleh wisatawan lain yang berada di sekitar lokasi, korban segera dievakuasi ke bibir pantai dan dilakukan tindakan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) oleh wisatawan yang memiliki kemampuan pertolongan pertama.
Meski telah dilakukan upaya penyelamatan, korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu Sha Gingyang, yang diketahui sebelumnya snorkeling bersama Guo Xingyu hingga kini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.
Tim Gabungan lakukan Evakuasi dan Pencarian, sekitar pukul 13.00 WITA, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Manggarai Barat menerima laporan dari kru kapal lain yang berada di sekitar Pulau Kelor mengenai adanya wisatawan yang tenggelam.
Merespons laporan tersebut, pada pukul 13.20 WITA tim gabungan
dari TNI, Polri dan Basarnas Manggarai Barat langsung menuju lokasi kejadian, Tim terdiri dari personel Sat Polairud Polres Manggarai Barat, Kore Polairud Baharkam Polri, Basarnas Labuan Bajo, Lanal Labuan Bajo serta Kantor KSOP/Syahbandar Labuan Bajo.
Kemudian tim gabungan melakukan evakuasi terhadap korban meninggal dunia sekaligus melaksanakan operasi pencarian terhadap satu korban yang masih hilang di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap korban yang hilang masih terus berlangsung.
Aparat juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut termasuk prosedur keselamatan yang diterapkan selama kegiatan snorkeling berlangsung…. (Albert).




Post Comment