Film Dendam Dalam Dosa Semarakkan Perayaan Hari Film Nasional Di Bioskop Sam’s Studio
Koran-beritaindonesia.online | INDRAMAYU – Satu per satu penonton mulai memadati bioskop Sam’s Studio, Jl. Soekarno Hatta No. 166 Bojongsari, Indramayu sore itu tepat pukul 16.00 WIB, layar bioskop menyala lebih terang dari biasanya film horor “Dendam dalam Dosa” membuka Gala Premiere dibarengi tepuk tangan meriah, menjadi simbol semangat baru bagi perfilman daerah terlebih lagi, bertepatan dengan peringatan Hari Film Nasional dan Hari Ulang Tahun Ke-61 Karyawan Film &Televisi (KTT) Indonesia.
Film yang sempat tertunda perilisannya akibat Pandemi akhirnya menemukan jalannya ke layar lebar yang disutradarai oleh Firman Nurjaya dan diproduksi oleh Motion Brother Studio, film ini tak hanya menyuguhkan kisah menyeramkan tapi juga menjadi representasi sinematik dari keindahan dan kearifan lokal Kabupaten Majalengka tempat seluruh proses pengambilan gambar dilakukan.
Mulai 10 April 2025, Dendam Dalam Dosa tayang serentak di jaringan bioskop Sam’s Studio yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, Kamis (10/4/2025).
Film ini lebih dari sekadar tontonan, akan tetapi film ini menjadi ajang pembuktian, bahwa daerah memiliki potensi besar dalam menciptakan karya berkualitas nasional.
Film ini berkisah tentang Sofie, perempuan keturunan Indo-Belanda yang dipaksa menikah dengan bangsawan Sunda Raden Sasmita, dia tewas secara misterius dan arwahnya bangkit menuntut keadilan tapi horor dalam film bukan semata untuk menakuti, melainkan untuk menyadarkan.
“Ini psikodrama yang menyuarakan bahwa kebaikan tidak akan terkalahkan oleh kejahatan,” ungkap Budi Sumarno, Line Produser.
Budi Sumarno juga menyebutkan, unsur spiritual seperti Lionteen yang hilang dari jiwa Sofie dan mantra sakral Qul Hu Sung Sang, sebagai bagian dari kedalaman makna dalam film yang layak menjadi bahan diskusi lebih lanjut di ruang akademik maupun komunitas film.
Film Dendam Dalam Dosa diperkuat oleh sederet nama-nama besar dan talenta segar seperti Defwita Zumara, Vicky Joe, Dolly Martin, Erwin ST Bagindo, hingga Lela Angraini dan Ferdian Ariyadi.
Sementara dari sisi audio, (suara) film ini mendapat sentuhan terakhir dari mendiang Areng Widodo, musisi legendaris Indonesia yang dikenal lewat karya “Syair Kehidupan”, musiknya memperkuat atmosfer mencekam sekaligus emosional menjadikan film Dendam Dalam Dosa, lebih dari sekadar tontonan tapi pengalaman.
Gala Premiere ini juga bagian dari peringatan Hari Film Nasional yang biasanya jatuh pada 30 Maret serta dan HUT Ke-61 KFT namun pelaksanaannya kali ini mundur karena bertepatan dengan malam takbiran.
Meski begitu semangat para sineas film tetap membara bahkan harapan di tahun-tahun mendatang, Indramayu bisa menjadi pusat perayaan Hari Film Nasional dengan skala lebih besar dan meriah. (Red)




Post Comment