Banjir Kembali Melanda Ciledug, Karang Tengah dan Larangan

Koran-beritaindonesia.online |
KOTA TANGERANG – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Wilayah Tangerang dan sekitarnya sejak sore hari kembali memicu banjir di sejumlah titik, di kawasan Ciledug, Karang Tengah dan Larangan , Jumat (23/1/2026).

Pantauan Berita Indonesia hingga Sabtu Pagi menunjukkan genangan air menyebabkan gangguan lalu lintas dan menyulitkan aktivitas warga.

Hujan intensitas tinggi mengguyur Daerah Kota Tangerang khususnya dikawasan Kel. Tajur, Kel. Parung Serap dan Kel. Paninggilan Kec. Ciledug, serta Kel. Pedurenan, Kel. Pondok Bahar, Kel. Karang Mulya, Kel. Parung Jaya dan Kek. Karang Timur, Kec. Karang Tengah.

Sedangkan Banjir juga menggenangi sekitar Kec. Larangan perumahan Puri Beta di Kel. Larang Utara, perumahan taman asri Kel. Gaga dan di Kel. Larangan Indah sekitarnya sejak sore hari.

Genangan air menyebabkan gangguan lalu lintas dan menyulitkan aktivitas warga.

Di ruas jalan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, tepatnya di depan pom bensin Jembatan sungai meluap, banjir mengakibatkan kemacetan cukup panjang., sementara itu, banjir merendam Perumahan serta pemukinan warga Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah.

Demikian Pula di Kelurahan Parung Jaya warga di Rw 01 sampai Rw 04 , sebagaimana yang disampaikan oleh Lurah sarifin, sebagian yang menggenangi badan jalan membuat arus kendaraan melambat, namun warga terobati dengan bantuan dari Dinas Sosial Kota Tangerang berupa nasi bungkus, sedangkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang H. Zamaludin membantu berupa sembako lengkap pada setiap warga yang terdampak banjir.

Meski belum ada laporan evakuasi, perumahan Ciledug Indah 1 dan 2 Kel. Pedurenan Kecamatan Karang Tengah Di kawasan ini ketinggian air dilaporkan membuat sepeda motor , mobil sama sekali tidak dapat melintas, jalan lingkungan berubah menjadi kubangan air besar, memaksa warga mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan.

Sementara Genangan juga dilaporkan terjadi pada kawasan permukiman dan perumahan Tajur Kecamatan Ciledug sebagian akses jalan perumahan dan halaman rumah warga, kondisi ini membuat mobilitas warga terganggu dan menimbulkan kekhawatiran akan kenaikan air pada malam hari.

Beberapa warga , bersama Camat Ciledug H. Ayi terlihat turut membantu mengamankan barang-barang dan mengawasi rumah mereka untuk mengantisipasi genangan yang semakin tinggi.

Warga setempat terlihat tetap waspada, mengingat debit air berpotensi bertambah jika hujan kembali turun.

Penulis & Editor : Edward. AN.

Share this content:

Post Comment