Aliansi Penambang Timah Beltim Siap Bergerak Lebih Agresif Demi Hajat Hidup Rakyat

Koran-beritaindonesia.online |BELTIM – Aliansi Penambang Timah Belitung Timur (Beltim) secara tegas menepis dan membantah keras pemberitaan miring sejumlah media lokal yang menyebutkan aliansi telah membatalkan pelayangan surat rencana aksi demonstrasi massa.

Aliansi menyatakan narasi “pembatalan” tersebut berpotensi memecah belah dan mengadu domba masyarakat di tengah perjuangan menuntut keadilan harga komoditas timah.

Ketua Aliansi Penambang Timah Beltim Ade Wharta Pratama, menegaskan agenda pergerakan tidak pernah surut sedikit pusebaliknya, polemik penyebaran informasi keliru ini justru memicu internal aliansi untuk mengonsolidasikan massa secara jauh lebih agresif.

“Pernyataan media yang menyebut kami membatalkan surat aksi itu sama sekali tidak benar, kami tidak peduli dengan isu-isu miring karena aliansi ini demo murni untuk membela hajat hidup orang banyak, bukan kepentingan kelompok tertentu,” ujar Ade dalam pernyataan resminya di salah satu Warkop di Damar.

Meluruskan distorsi informasi yang beredar pihak aliansi, menjelaskan pertemuan yang terjalin dengan Kapolres Beltim baru-baru ini bukanlah bentuk kompromi untuk membatalkan unjuk rasa.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi, sinergitas serta koordinasi meminta petunjuk dan arahan berdasarkan undang-undang.

Dia juga menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak mutlak setiap warga negara.

Sementara pihak kepolisian lanjutnya secara kelembagaan sama sekali tidak melakukan pelarangan atas rencana aksi tersebut.

“Kapolres maupun jajaran tidak ada yang melarang namun, sebagai masyarakat Belitung, kita memegang erat etika hukum Derake yaitu saling menghargai sinergitas kami dengan Pak Kapolres terjalin sangat baik,” tambahnya

Meski surat pemberitahuan aksi telah resmi dibuat dan dikoordinasikan, aliansi saat ini masih memilih opsi menahan diri secara taktis, sikap ini diambil sebagai bentuk penghormatan tinggi terhadap gerak cepat birokrasi yang tengah diupayakan oleh jajaran Bupati Belitung Timur, DPRD Provinsi, hingga manajemen PT Timah.

Beberapa delegasi daerah saat ini dilaporkan tengah melayangkan lobi-lobi strategis di tingkat pusat termasuk melakukan koordinasi ke Kementerian Pertahanan (Kemhan) serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

‘Kami masih menghargai langkah-langkah yang dilakukan DPRD Provinsi yang berkontak langsung dengan saya untuk mengetuk pintu Kemhan, ada juga pihak lain yang hari ini berjuang ke ESDM termasuk upaya internal dari PT Timah, kami masih menunggu iktikad baik khususnya kepastian harga beli timah terbaik bagi kantong masyarakat kecil,” urai Ade.

Aliansi berharap agar media massa menyajikan jurnalisme yang mendinginkan suasana bukan memicu polemik horizontal.

Perjuangan penambang rakyat di Beltim ditegaskan akan terus bergulir hingga titik darah penghabisan baik lewat jalur diplomasi meja bundar maupun aksi parlemen jalanan jika hasil di tingkat kementerian tidak berpihak pada rakyat.

(Venno).

Share this content:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *