Pantai Pede Sebagai Tempat Kunjungan Untuk Bersantai
Koran-beritaindonesia.online | LABUAN BAJO – Warga ramai‑ramai membawa keluarga untuk berlibur di Pantai Pede,
Pantai ini dipilih karena pasirnya putih yang cukup panjang dan sebagai salah satu pantai di dalam kota yang mudah diakses.
Pada masa libur Pantai Pede juga sangat ramai dikunjungi oleh warga. Keindahan pantai, akses yang dekat dari pusat kota serta adanya pedagang lokal membuat pengunjung wisata lebih nyaman.
Saat libur ratusan warga memadati Pantai Pede, Anak-anak bermain dan berenang, orang tua bersantai di tepi pantai dan suasana sangat hidup sejak siang hingga sore.
Daya tarik alam & suasana Pantai Pede dinilai sebagai spot yang cocok untuk berburu matahari terbenam (“sunset”), menikmati kopi sambil santai, melihat kapal nelayan dan pemandangan pulau‑pulau di kejauhan.
Akses masuk gratis juga menjadi daya tarik karena banyak pantai lain yang aksesnya dibatasi oleh hotel.
Isu & Tantangan Kebersihan & Sampah
Meskipun banyak pengunjung, kebersihan menjadi masalah yang sering dikritik, sampah plastik limbah makanan dan botol minuman ditemukan berserakan di tepi pantai sampai ke dasar laut di dekat pantai.
Hasil penelusuran dari Kora-beritaindinesia.online memperlihatkan bahwa perairan Pantai Pede telah terjadi pencemaran oli, dugaan dari kapal yang parkir atau kegiatan docking untuk perawatan kapal di sekitar pantai membuat air laut menghitam dan mengurangi kenyamanan pengunjung berenang.
Privatisasi & Akses Publik
Beberapa hotel di sekitarnya dituding membatasi akses pantai bagi publik dan melanggar garis sempadan pantai. Ada sanksi denda yang sudah dijatuhkan kepada sejumlah hotel atas pelanggaran ini.
Fasilitas yang Terbatas seperti toilet, tempat ganti, MCK atau rumah makan besar di sekitar pantai masih minim pedagang makanan ringan dan minuman sederhana sebagian besar yang ada.
Harapan Masyarakat Pemerintah Daerah untuk lebi memperhatikan menambah dan memperbaiki fasilitas umum di Pantai Pede serta keamanan agar wisata menjadi lebih nyaman terutama toilet, tempat sampah, akses jalan, MCK.
Penanganan serius terhadap masalah lingkungan, menegakkan aturan sepadan pantai agar akses publik tetap terjamin dan tidak dikuasai penuh oleh investor atau pebisnis hotel.
Penulis : Marselino/ Awi.
Editor : Edward. AN.




Post Comment